Hari itu tiba. Hari penuh suka cita, karena diampuni dari segala macam dosa. Hari dimana tak ada lagi silang sengketa dan dendam melekat disana. Hari dimana akan dijumpai senyum-senyum ceria penuh ketulusan dari handai taulan yang dengan ikhlas saling memaafkan.

Hari suci itu tiba. Setelah berkubang dengan dosa, setelah bergelut dengan berjuta angkara, setelah berperang melawan kuatnya hawa nafsu kita. Setelah sebulan penuh kita membasuh diri dengan taubat, memperbanyak ibadah, dan amalan baik di syahdunya Ramadan.

Hari suci itu tiba. Ya, hari itu, 1 Syawal 1432 H, hari yang dirindukan segenap umat, hari istimewa yang sungguh tak ingin terlewat.

Hari suci itu tiba, dan di hari suci ini, ijinkan kami mengulurkan jari jemari, memohon keikhlasan hati untuk memaafkan segala kekhilafan yang telah terlewati. Semoga di hari suci ini,semakin terjalin tulusnya silaturahmi serta agungnya ampunan Illahi Rabbi…

Atas ketidak sengajaan saya men-design kesalahan

yang ternyata jauh dari brief silaturahmi,

‘Minal Aidzin wal Faidzin

Mohon maaf lahir dan batin’

Emang sih lebaran masih seminggu lagi, tapi dikarena cuti yang mengharuskan saya terbang ke kampung halaman, maka daripada tidak mengucapkan permohonan maaf, saya tuliskan hari ini saja, agar di Idul Fitri nanti, kita sama-sama kembali fitrah….

lebaran1

Mohon maaf dengan senyum.. :)

iyha-27


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?