Sudahkan saya menulis hari ini?
Pertanyaan itu selalu mengetuk saya saat berangkat tidur, merebahakan badan sambil mengingat-ingat, apa yang saya tulis hari ini.
Pentingkah menulis setiap harinya? Jawaban saya, Penting!
Ah, mana, di blog kok gak tiap hari update nya? Hehe..
Yah, kebanyakan kita memang, mengatakan menulis adalah kegiatan real meninggalkan coretan dengan tinta pada sebuah kertas atau memainkan tuts keyboard untuk merangkai kata-kata pada layar komputer/gadget. Sederhananya, menulis adalah memberi tanda, pada sebuah media.
Lalu, kenapa saya yang memang bekerja sebagai kuli tulis ini, masih juga galau, masih selalu gelisah saat beranjak tidur dengan pertanyaan, sudahkah saya menulis hari ini? Jawabnya, karena menulis bukan hanya perkara terima brief dari klien, menterjemahkan dalam kerangka, lalu menyajikannya menjadi sebuah tulisan. Atau, sebagai seorang blogger yang tentunya dekat dengan tulis menulis, kenapa masih juga terkejar pertanyaan sudahkah saya menulis? Karena pertanyaan ini tidak cukup dijawab sudah, saat kita mempunyai ide, menuliskannya di blog, kemudian tekan tombol publish, selesai!
Menulis, tak cukup sampai disitu saja. Tidak serta merta meninggalkan coretan-coretan pada berbagai media, menulis bukan hanya menyetorkan tulisan pada klien, menampilkan tulisan di dinding blog, atau bahkan mencetak buku lalu menyebarkannya. Tapi, menulis yang saya ingin resapi benar adalah meninggalkan jejak manfaat pada keseharian saya, dari terbit matahari sampai saya harus berpamitan dengan rembulan di malam hari.
Menulis, adalah memberikan tanda baik pada media kehidupan kita. Apa itu media kehidupan? Adalah raga, mental, lingkungan, alam sekitar, manusia, hewan, tumbuhan, segala macam yang mendukung kehidupan kita, segala hal yang menopang hidup kita.
Seperti yang sudah sering kita dengar, kita terlahir bak kertas putih, suci, bersih, tanpa dosa. Dan tugas kita adalah menulisnya dengan catatan (kehidupan) sesuai pilihan kita masing-masing. Dan menulis yang ingin selalu saya pilih adalah menulis dengan coretan yang memberi tanda untuk mengingatkan fitrah saya sebagai manusia, menghargai dan memudahkan manusia lain, juga menjadi sahabat lingkungan alam sekitar.
Menulis adalah menebar manfaat pada tiap detik yang kita lewati,
meninggalkan karya dan pesan-pesan baik pada waktu yang kita jalani.
Jadi, sudahkan Anda menulis hari ini?









33 Comments
Saya sudah menulis, sehari minimal 9 artikel lho.
salam sayang selalu
Setuujuu banget..!!
dan yang paling menulislah dari hati sist..
Haii pa kabarnya siEmak Osar
saya belum menulis ndoro. kalau rokokan wis bolak balik hari ini..
manfaat tidaknya menulis itu tergantung nawaitu di awal, kalau niate ikhlas untuk kebaikan dan ibadah, insya Allah hasile yo apik buat yang nulis atau yang baca.
baik Amiii.. kami semua akan rajin menulis.
#punya guru seorang copywriter disuruhnya nulis terus
aku suka ngga tenag kalo udah berhari2 ngga nulis, serasa ada sebuah tugas yang tidak terselesaikan hehehe
Uhuk, makna ‘menulis’ yang sangat dalam Ami, semoga kita bisa ya, Aamiin
Setuju ami, menulis menebarkan manfaat, tapi kadang mau ngeblog agak males
Kangen deh ami jarnag muncul, osar apa kabar ami?
Enak menulis itu. Apalagi ikutan lomba. Seru. Pemacu adrenalin.
Andi Kata say hello
saya udah nulis. hehe….
karena masih newbie, nulisnya baru dapet 3 artikel dalam beberapa hari. hihi….
saya malas menulis mbak
lebihbsuka mengetik
saya kok belum sempat menulis yaa
menulis bukan yang omong kosong, tanpa arti. Tapi menulis sesuatu yang memberi warna pada kehidupan kita ya
Semoga kita bisa menulis yang berbobot setiap hari
Seperti membaca yang tidak hanya terpaku pada tulisan, tapi pada setiap kejadian, kebesaran Tuhan yang terwujud melalui ciptaanNya, maka menulis adalah memberikan tanda baik pada raga, mental, dan alam sekitar yang mendukung kehidupan kita, segala hal yang menopang hidup kita. Semoga tiada yang kita tulis kecuali membawa dan mengajak pada kebaikan dan perbaikan.
wah,,mantap,,,tidak pernah mendefinisikan arti menulis sedalam itu,,,he
Pagi-pagi begini sudah bertumpuk bon yg akan saya tulisi sepanjang hari. Belum lagi komen-komen di blog dan sosial media lain. Tiap hari ternyata saya banyak sekali menulis
Huhuhu..postingan ini rasanya menusuk hatiku Ami,,:D
Saya belum menulis Kak,
saya sepakat menulis bukan hanya sekedar corat coret, tapi yang dapat bermanfaat,
udah nulis kok, tapi setelah subuhan…. hehehe….
setuju rutinitas menulis yang selalu terjaga itu baik, pernah saya lama berhenti menulis, dan ketika mau menulis lagi jadi agak kaku, sperti orang yang baru belahar menulis, berbeda ketika tiap hari menulis, ide-ide selalu mengalir
membaca tulisan ini membangkitkan semangat saya untuk menulis dan menulis, sekurang2nya menulis dalam kolom komentar ini, jabat erat dan salam menulis
menulis penting untuk berbagi ilmu.
haii cyinnn
udah lama kagak comment di marihhh
sudahhh, walaupun gak nulis di blog
sudah berkicau ditwitter,,
menuliskan pemahaman pemahaman hidup baru
tantangan punya blog/web adalah bagaimana membiasakan menulis dan membuat artikel,tapi kadang-kadang yng bikin malas ya ini “menulis”
Greetings!
Sudahkah Saya menulis hari ini?
Awesome piece of work! A blog like yours should be earning much money from ad sense.
pesan terakhir itu, akan selalu ku ingat…^_^
menulis dsan mengeluarkan isi dalam kepala adalah hal yang paling ingindi lakuakan oleh setiap manusia. semangat
Perasaan saya sudah komen di sini. Ternyata setelah di cek ndak ada.. berarti belum ya Mbak? hehe..
Menulis itu sama seperti mimik jamu, menyehatkan
makin asyik….
semangat slalu yaa…salam persahabatan ya…:)
ayo menulislah selama masih bisa menulis
saya setiap hari menulis. Menulis komen maksudnya. hehehe.. semangat menulis ^^d
Hanya yang datang dari hati akan sampai ke hati
aku sudah menulis..
Enak menulis itu. Apalagi ikutan lomba. Seru. Pemacu adrenalin.
Setuja sekali. Ada quote dari pak SCB,”Teruslah menulis bukan untuk jadi top atau semacamnya tetapi untuk menjadi diri(sendiri).”
Nice
Write a Comment