Menjalar, Berduri, Lentur, begitulah kita mengenal Rotan. Tanaman asli Kalimantan-Indonesia itu, memang memiliki keunikan khas, walaupun berduri namun tanaman ini lentur. Begitu pulalah hidup kita manusia. Mengambil filosofi dari rotan, sifat menjalarnya, ibarat bagaimana kita bermasyarakat, berinteraksi dalam kelompok-kelompok. Semakin lincah kita bersinggungan dengan individu lain, semakin lihai menyambungkan bahasa dalam komunikasi, mudah pula hidup kita. Selain menggambarkan bagaimana sifat rotan mengaplikasi kehidupan individu, Andreromes, seorang perupa dari Pendidikan Pascasarjana ISI Yogyakarta ini juga ingin menegaskan bagaimana sifat rotan sejalan pula dengan keberagaman, kebudayaan dan sifat-sifat khas yang dimiliki Negara kita.
Andreromes lewat pameran seninya yang bertajuk Kelenturan dalam Rotan ingin bertutur hidup memang selayak belantara, berbagai macam bisa terjadi, terjal, keras dan tajam bagai duri namun seperti rotan, kita tetap harus fleksible, lentur, tidak termakan keadaan. Menunjukkan karya terbaik, walau rintangan tak pernah sepi menyapa. Atau seperti yang digoreskan dalam karyanya Culture for Sale, Andre seperti ingin menyentil kita untuk mempertahankan kebudayaan yang kita punya. Apa-apa yang bisa kita jual adalah barang jadi, bukan bahan baku yang lantas menyeret seluruh isi hutan Indonesia untuk dikuasai pihak asing. Mendukung karyanya ini, ke dalam ruang pamer Andre mengusung dua buah kursi anyaman rotan sebagai komoditi bangsa, yang menjembatani tangan-tangan investor untuk menanamkan modalnya pada karya jadi, sekaligus sindiran bagi kita seperti berteriak, Culture for sale, if You dont proud of it!. Andre juga mengemas dengan apik pesan gunakanlah teknologi modern saat ini, untuk mengembangkan kekayaan alam kita yang terpendam, Rotan. Bagaimana dalam karyanya Using Modern Science, Perupa asli Kalimantan Barat ini, mengajak kita lebih fleksible menyikapi teknologi. Bagaimanapun modern nya jaman, tak lantas melupakan budaya lokal, dan justru cerdik memanfaatkan pengetahuan modern untuk pengembangan kebudayaan lokal.
Banyak lagi karya-karya Andre hasil aplikasi sifat rotan, dalam ruang pamer kali ini.Yang pasti satu pesan berhasil ditularkan Andre lewat karya-karyanya,
hidup haruslah terus menjalar (berproses), lentur dan fleksible, walaupun banyak duri yang siap menancap.
Selamat memaknai kelenturan hidup dan kehidupan yang dilukiskan Andredomes lewat goresan karya-karya indahnya. Semoga flesiblelitas yang tergambar, dapat menjalari ruang benak kita semua.
Mari Melenturkan Pikiran..

*mendukung Solo Exhibition, Andreromes
15 - 21 Juli 2012
jam 19.00 wib
Tujuh Bintang Art Space
jl. Sukonandi no.7 Yogyakarta








18 Comments
Selamat dan sukses untuk Andredomes atas pagelaran pamerannya..
Ngomong-ngomong tulisan Mbak Iyha penuh filosof deh..
Yuk MArii kita melenturkan pikiran kita Sis.
pa kabarnya Amii..Osaar..
semoga sehat sellau yaa..
Kursi btamu pertama yang saya punya terbuat dari rotan, Iyha…terbukti awet sampai sekarang biarpun tempatnya sudah tidak lagi di ruang tamu
kelenturan rotan ternyata bisa menciptakan posting indah dari Iyha…hebat!
suka sekali kat tebal miriingnya,,harus fleksibel memang,,biar kita bisa melawati duri yang menghadang
Perabotan rotan makin langka, rotanpun susah didapat…
rotan bisa dibentuk berbagai rupa kita juga harus bisa mengikuti rotan tapi berubah menuju kebaikan tentunya
Sangat setuju dengan pesan tersebut di atas
ngomong-ngomong rotan, setahu saya, rotan adalah salah satu peralatan ketika mengaji sewaktu kecil. Itu loh yang jadi alat bantu tunjuk kita saat membaca Al-Qur’an. Hehe…
Salam dari Palembang…
postingan yang bagus… dan pesan yang bagus juga… sukses selalu dan salam kenal…
tak ada rotan.. Ami punjabi..
sukses wat pamerannya Ami..
melenturkan diri dengan inovasi ya ndoro
Sis, ada no.hp?
Tolong reply email sy ya sis.
Thx.
bener mba iyha, hidup itu harus fleksibel, gmn nih kabarnya osar ganteng?? kangen ihh…
Betul, jika tidak lentur bisa patah.
Salam sayank selalu
Iyaa ami, kalau gag lentur dan fleksibel bisa2 nanti putus ditengah jalan dung, xixixix
Maaf Mbak Triana, mau tukeran link. Link blog mbak sudah saya tambahkan, mohon di link balik ya. terima kasih. salam, lukman
menarik postingannya…sukses yaaa
postingannya menarik sekali
Mantap
Write a Comment