Ngomongin Dangdut

Pengen bisa nyanyi..

Itu dah lama banget saya rasain, bukan kenapa tapi bisa nyanyi (dengan suara bagus, dan pas tone) itu kayaknya sangat menyenangkan, bisa menghibur hati kayaknya, hahaha.. tapi apa daya, menyanyi cuma jadi aktifitas pengusir dingin di kamar mandi saja, karena setelah keluar dari kamar mandi, suara saya kok kembali fals lagi. Kalo bang Iwan sih fals bisa ngetop, lha kalo Iyha, hadehh berabe.

4341f49dbbc5e7876188dd733c6bd48e_jiahh-ngibing

Trus belakangan, rasa pengen bisa nyanyi itu berubah menjadi gak pengen sama sekali, karena merasa gak bisa-bisa, dan malas mengasahnya,hahah. Sekarang, cukup denger lagu dan menjadi penikmat saja sudah cukup.

Apalagi kalo ditanya apa pengen nyanyi dangdut? Jelas gak pengen sama sekali, bukan karena saya anti dengan music dangdut. Jujur, dangdut itu music yang menyenangkan, mendengar musiknya saja, sudah membuat hati kita berlompatan, pun badan kita pasti bergoyang (minimal jempol kaki) kalo denger lagu dangdut.

Yang bikin saya sama sekali gak pengen nyanyi dangdut itu, karena menurut saya, menyanyi lagu dangdut adalah menyanyi yang paling susah. Kok bisa?

1. Cengkok Khas

Nyanyi biasa aja gak pas pas, suruh nyanyi dangdut, haisshh nyerahhh.. hehhe. Dangdut itu punya khas, yaitu adanya cengkok khusus, yang gimana munculinnya aja saya gak ngerti, hahah. Kata temen sih, tenggorok kita mesti bergetar, dibarengin nafas dari perut, welehh,,, cepet langsing kali kalo nyengkok dangdut gini yak. Hehhee..

2. Goyang

Selain mesti ada cengkokannya, nyanyi dangdut juga gak pernah boleh ketinggalan goyangannya, alamakk,, bukan masalah gak bisa goyang, tapi.. nyanyinya aja masih mikir cengkokannya, masih disuruh mikirin goyangannya, trus atur napasnya bagaimana, hedehh salut dah sama tuh penyanyi,,, hahah..

3. Image

Udah gitu, satu lagi yang paling bikin gak pengen nyanyi dangdut. Image atau citra atau pandangan orang sama lagu dan penyanyi dangdut (utamanya jaman sekarang). Dangdut jadi terkesan murahan, vulgar, seronok, dan lain sebagainya sekitaran itu, mak jannn padahal sebenere lirik lagu-lagu dangdut dulu itu kalo dibaca sih bagus-bagus lho dan real sama kehidupan kita, J

Saya nulis ini sama sekali bukan mau mengecilkan apalagi merendahkan lagu dangdut. Justru saya salut, sama mereka yang pandai menyanyi dangdut, yang bisa menggunakan lagu dangdut sebagai bahan hiburan yang baik, tanpa harus vulgar, tanpa harus berlebihan. Bagaimanapun juga, lagu dangdut adalah lagu bangsa kita, lagu rakyat yang seharusnya bisa membanggakan, bukan menjadikan citra kita tercemar.. :)

Halah,, ngomong apa sih saya,, :)

kalo mau denger dangdut lama, mampir ke blog *yang baru saya temuin ini deh…

salam hobah… :P

be67fe26306ed766d35e6306616cb6ce_iyha-2

…gameover…

1fb9e31b5a8c5929de9607a6dabcf616_game_over

Lama-lama saya kok jadi bodoh dan kuper! begitu hati kecil saya berbisik. Kok bisa? Akal fikiran dan bagian hati yang lain berteriak tidak terima, ya siapa sih yang mau terima dikatakan bodoh dan kuper? Tapi begitu yang terasa, memang lamanya beristirahat menulis kok serasa menumpulkan pemikiran saya, haduh.. :(

Situasi ini tentu tidak boleh berlanjut, betapa senangnya saraf malas saya begitu tau saya tidak ngebut menulis atau lambat sekali berjalan mencari pengetahuan baru sambil baca-baca halaman bercerita sahabat-sahabat blogger, ah.. jangan sampai terhenti dan kemudian game over!

Betapa kata game over sangat mengerikan? Habis semua, tamat, finish. Makk,, apa jadinya kalau karier saya ceriwisan di blog dan media tulis lain bubar? Ah, akan ada penurunan kualitas pada diri saya, tentu saja. Bukankah menulis itu meningkatkan kualitas hidup kita? Karena dengan menulis kita akan terbiasa membaca, terus mencari hal baru dan meningkatkan fokus untuk selalu mengingat? Kalau sampai saya tanggalkan pena maka turun lah grade saya.

Menulis menempatkan kita pada grade istimewa, yaitu sebagai manusia berwawasan yang mau membaginya. Diam dan tidak menulis sama saja menyimpan kekayaan yang kita punya, hanya untuk diri kita sendiri bukan? Ah kikirnya

Mungkin saya berlebihan, tapi bagi Anda sahabat yang sama-sama pernah, bahkan sedang aktif menulis di blog atau media tulis manapun pasti akan merasakan. Bahwa satu kalimat yang Anda rangkaikan dengan niat tulis ikhlas, berlandas ibadah dan berbagi, berdasar wawasan keilmuan, maka akan ada perubahan baik bagi diri dan insyaAllah bagi siapa yang berkenan membacanya, insyaAllah..

Maka, apakah amalan yang mudah, murah dan full berkah akan saya tinggalkan begitu saja? TIDAK RELA!!!

So, insyaAllah.. doakan saya, untuk kembali membarakan semangat untuk mencoba istiqomah mencatatkan apa yang saya tau, apa yang saya rasa dan apa yang insyaAllah berguna bagi sesama, lewat blog ini.. blog full senyum yang sudah lama hampir tak terlihat lengkungannya

Assalamualaikum sahabat :)

efeca6b6313ad677bc2503676bdbed28_iyha-2

gambar minjem Tetangga

Ini dia..!! yang merangsang wanita

60b1ca9ce639f53a5498457e3dd2415c_dream

Wow judulnya ihik..ihik.. banget dah,,, hehhee.. Merangsang! Memang kata-kata ini belakangan memiliki arti yang agak menyempit, karena merangsang yang berasal dari kata rangsang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sebenarnya berarti Sesuatu yg dapat mempengaruhi indra (pencium, peraba, perasa, dsb) atau Sesuatu yg dapat membangkitkan perasaan tertentu (kegembiraan, kesedihan, keberanian, kehangatan). Tapi rangsang sekarang jadi sempit arti hanya mengacu pada yang mempengaruhi atau membangkitkan atau berhubungan dengan birahi saja,, heleh..heleh…

Nah, judul yang saya tulis diatas, tentu saja gak bermaksud membangkitkan birahi Anda semua, hehhee. Cuma pengen ngebahas apa sih yang biasanya bikin indra dan perasaan cewek terpengaruh dan langsung tuinggg,,, connect! Setidaknya rangsangan ini bisa dilihat dari kata-kata. Ya, menurut saya ada 3 kata yang paling bikin galau, paling bikin cewek terangsang dan ingin berbuat sesuatu, tsah… diantaranya..

Murah

Diskon, Sale, Gratis, dan lain-lainnya, dan sebagainya, pokoknya apapun model katanya yang berkaitan dengan “Murah” pasti bikin cewek kelabakan. Cek-cek, pilih-pilih, borong-borong, sudah pasti! Hehe.. Karena itu kesukaan cewek sama kata yang berhubungan dengan murah bahkan gratis, makanya produsen menggunakan ini sebagai senjata promosi mereka, karena mereka tau, konsumen terbesar di muka bumi ini adalah perempuan!. Jadi, cewek gampang ketipu iklan dong ya? Bisa jadi begituww,, hhehehe..

Langsing

Saya pun masih suka tergoda dengan kata ini, ihik. Maklum, sebagian besar cewek masih menganggap kecantikan fisik adalah kecantikan yang sebenarnya, terutama soal body atau bentuk badan. Jadi bagaimanapun susahnya, berbadan bagus atau sexy  itu harus! Alamak… cantik, seksi itu kan relative bagaimana orang menilai, tapi memang pandangan cewek sekarang cantik itu adalah mereka yang langsing, putih dan mulus, hatchiii,, J OK, kriteria cantik seperti itu memanglah salah satu peran iklan juga. Mereka yang meracuni cewek bahwa langsing itu cantik, mulus, putih dan berambut panjang itu seksi,wow. Jadi, karena anggapan ini kata langsing jadi satu kata yang merangsang cewek berbuat sesuatu, diet, treatment, fitness dll.. asal gak berlebihan sih, sip..sip.. saja.

Tren

Gak ada yang bisa menghentikan tren yang sedang in, karena dimana ada penggemar maka tren akan terus hidup. Tren bisa berupa apapun, dari model baju, gaya rambut, gaya bicara sampai makanan atau tempat belanja sekalipun. Dan saat kita bicara Tren, maka para penggemarnya kebanyakan cewek. Cewek paling gampang terimbas yang namanya tren atau mode yang sedang in, cewek akan dengan cepat mengikuti tren dan memburunya sampai manapun,  alasannya tak lain karena tidak mau ketinggalan jaman, dianggap kuno dan tentu saja agar tetap terlihat trendy dan menarik.

So, bagaimana dengan Anda, merindingkah saat mendengar kata “Murah”, “Langsing” atau “Tren”?

Kalo saya sih,,, kadang-kadang,, hehhee…

Selamat berbahagia menjadi wanita.. :)

Iihhh,,, cengeng..!!

Menangis. Siapa sih cewek di dunia ini yang gak pernah nangis? Hehehhe memang, cewek ditakdirkan dan dilahirkan menjadi mahkluk yang perasa, ya setidaknya lebih mengandalkan hati daripada para cowok. Pembawaan cewek (umumnya) lembut, mudah tersentuh, dan memang apa-apa pake hati, makulm lah,,, namanya juga wanitah,, tsahhhh

OK. Memang itu sifat bawaan kita para kaum hawa, sering manja, sering menye-menye, rada centil, suka nangis.. Boleh kan nangis? Boleh karena menangis pun ternyata dapat melembutkan hati kita, tapiiiiiiiiii. Ada beberapa hal yang saya rasa kita gak perlu lah nangis-nangis, buang tenaga! Apa aja tuh Big No to Cry buat cewek-cewek?.. cekidot;

Diputusin Pacar/temen deket

Ini sih buat yang masih sendiri dan sedang deket sama cowok. Inget girls, kalo masa deket dengan cowok adalah masanya pengenalan aja! Jadi gak usah terlalu dalam menaruh rasa sama dia,hehe. Maksudnya, asal kita kenal, asal kita nyaman, jalanin. Selebihnya anggap hubungan itu biasa aja, gak usah terlalu, karena saat dikau merasa hubungan sudah terlalu dalam dan si dia mengambil porsi terbesar di hatimu, maka saat dia meninggalkanmu (tidak ingin berteman lagi) dikau bakalan galau wal sedih pwoll.. tidakkk jangan pernah nangis untuk hal ini. Diputusin pacar (temen deket) bukanlah akhir dari segalanya, justru dengan dia mutusin kamu, jadi keliatan kan siapa yang gak setia, siapa yang gak sayang dan dengan teganya nyakitin hatimu, so! Dia bukan yang terbaik buatmu, move on dan tunjukkan pada dunia, kamu bisa tanpanya. Percaya, Allah SWT selalu memilihkan yang paling istimewa buat kita, jadi kita harus tetap jaga keistimewaan kita ya, jangan cengeng :)

Bikin salah dengan sengaja

Bikin salah dengan sengaja? Maksudnya? Ya kita tau kita salah, tapi tetep lanjutin kesalahan itu, terus pas ada yang negor atau tau kesalahan kita, kita malah nangis-nangis sambil minta maaf. Its not good! Kita bakal dianggap sebagai cewek dengan air mata buaya, udah tau itu salah, tapi tetep dilanjutin, giliran ketauan, eh malah nangis-nangis, mereka akan menganggap kita tidak serius meminta maaf dan salah-salah bakal dibilang munafik. Hiiii

Contoh kejadian ini, misalnya kita minjem HP temen, eh tau-taunya rusak, trus kita balikin tanpa bilang apa-apa, tentang kerusakan itu, terus aja kita tutup-tutupin, gak berusaha minta maaf pas rusakin trus bawa ke service atau berusaha ganti HP itu. terus saja kita diam, tapi pas teman kita negur, tanya tentang kerusakan itu, seketika juga kita nangis, minta-minta maaf sambil dengan lebaynya cerita ini itu, so? Apa anggapan teman kita? Coba aja.. hehehhe..

Cuma buat alasan

Nangis buat alasan biar dibolehin ini dan itu, memang menjadi senjata cewek! Tapi, sahabatku yang cantik.. baiknya jangan deh kita begituuuuu.. kenapa? Kita bakalan dianggap cewek lemah dan cengeng, yang bisanya Cuma nangis doang. Dan hal ini bukan bikin suami, pacar, orang tua, teman, dll bakal sayang dan manjain kita, tapi jadi males dan malah bosen.

Kalo ada masalah, keinginan dan apapun itu, bicarakan baik-baik, dengan sikap dewasa, tanpa harus nangis, ngomong aja baik-baik, sampaikan pendapat dengan jujur dan alasan yang jelas, kalau keinginan kita kebetulan belum disetujui, cari alternative yang paling pas, yang bisa diterima tanpa harus memaksakan dengan menangis, mereka memang akan member ijin saat melihat kita menangis, tapi, ijin atau segala sesuatu yang diberikan ke kita belum tentu ikhlas, mereka terdesak dan terpaksa karena air mata kita? Bisa jadi ehm,,, emang enak kalo dikasih gak ikhlas?

Saudaraku yang cantik dan lembut hatinya..

gunakan senyuman dan tutur kata yang manis

untuk setiap permasalahan

Jangan suka nangis,,

karena airmata tidak akan menyelesaikan apa-apa..


*menangislah karena 3 hal

Agamamu, Dosamu, Orang tuamu

Salam senyum..

7c3d1af23bc92a08a2accba4e0b00982_iyha-2

Senin Senang-senang

Hari senin, masih aja jadi Hari Paling Bosenin bagi sebagian besar orang, termasuk saya! Hehehe. Gak yang kerja kantoran, kerja sendiri, sampe-sampe anak sekolah, pokoknya semua orang yang punya aktifitas rutin harian, rasanya senin itu BeTeee banget deh. Kira-kira kenapa yak hari senin bisa sebegitu merananya, sampe dibilang hari nyebelin, padahal kan semua hari baik? Hehhe. Kalo saya kasih pertanyaan kayak gitu, mungkin jawaban paling umum, karena setelah libur (minggu) harus mulai kerja lagi, repot lagi, bercapek-capek lagi.

Tapi kalo pertanyaannya, kira-kira apa ya yang bisa bikin hari senin itu nyenengin dan semangat lagi? Jawaban saya kayaknya bakal begini

Rapi jali

Kalo buat saya, berantakan = kiamat hiii,, ngeri gak kok, gak sebegitunya, hehhe.. kiamat disini maksudnya, keadaan yang berantakan, bener-bener mempengaruhi mood saya. Rasanya kesel sendiri kalo keadaan rumah (yang imut kayak marmut) itu berantakan. Terutama hari Senin, kesel-kesel begini yang mesti dihindari, makanya, hari minggu usahakan rumah rapi, ya setidaknya semua barang ada di tempatnya dan tertata dengan baik, itu saja cukup. Nah, keadaan rumah udah bisa ditolerir, sekarang mesti diinget keadaan meja kerja dikantor, jangan sampe baru masuk kantor langsung liat tumpukan kertas coret-coretan, file-file yang gak disimpen lagi, dan lain sebagainya. Jadi, hari Sabtu (hari Jumat kalo Sabtu libur) usahai n beresin meja kerja. Jadi pas Senin sampe kantor, meja sudah siap untuk dipake kerja, bersih, file teratur, nyaman rasanya. Buat anak sekolah, rapiin juga meja belajarnya ya, biar kalo Senin gak bte dengerin guru ngajar di depan,hehe..

Jalan alternatif

Senin sampe Sabtu lewat jalan yang sama, ketemu pemandangan yang sama, macet yang sama, bisa jadi orang-orang yang sama (kalo kebetulan jalan lewat perumahan, atau perkampungan). Saatnya putar haluan cari jalan lain! Coba deh, Senin ini lewat jalan lain, jalan yang gak biasa kita lewatin. Kita bakal ketemu hal-hal baru, yang semingguan kemaren udah bikin kita apal, oh ini belok kesini, disini ada bengkel ini trus sebelahnya warteg ini, itu semua bakal berganti pemandangan. Dan rasanya? Kayak jadi orang baru, di daerah baru. Menyenangkan, bikin penasaran, penuh petualangan, hehehe lebay tapi bener deh, setidaknya bakal jadi penyegaran aja buat mata dan fresh pikiran, jadi gak itu-itu melulu.

*Kalo belum tau jalan baru buat ke kantor, ke tempat kerja atau ke sekelah, bisa dicari-cari di hari Minggu sambil jalan-jalan, atau cari di Google Map (ada gak ya kantor kita di peta?) hahhah

**Yang kebetulan ke kantor jalan kaki kayak saya, ya cari gang lain buat sampe kantor, biar ketemu senyum baru tiap ganti minggu, hehehe..

Homemade bento

Apah lagih inih?? Heheheh tenang! Ini hanya istilah sok-sok an saya aja, maksudnya sih bawalah bekal makan siang dari rumah, masakan sendiri, masakan istri/suami, atau masakan ibu kita. Pokoknya, hari senin, jangan jajan diwarung, eh kantin, eh resto deng. Hehehhe biarpun makanan diluar itu enak, mahal dan berkelas, tetep aja kalo dimakan tiap hari bakalan bikin kita bosen juga. Jadi, boleh dong seminggu sekali, di hari senin, variasikan makan siang dengan membawa bekal sendiri dari rumah, pasti bakalan bikin suasana makan siang beda deh. Ajak temen-temen kantor, temen kelas atau temen seperjuangan buat bawa bekel juga, pas jam makan siang, makan deh bareng-bareng, jadi bisa tuker-tuker cerita sekalian tuker-tukeran lauk, hehhehe.. makin akrab, makin hangat, nambah semangat kan?? Hihihi

Ketemu lagi

Yang terakhir ini sih gampang aja, cukup hibur diri, sugesti fikiran kita kalo hari Senin itu bakalan nyenengin karena kita bakal ketemu lagi sama orang-orang kantor, temen-temen sekolah, pelanggan-pelanggan warung kita, dan lain-lain, yang hari minggu kemaren gak ketemu. Atau yang onlinenya di kantor kayak saya, hari Senin bakalan ditunggu-tunggu karena jadi bisa ngintip lagi aktifitas si Maya, eh dunia maya, dan bisa haha hihi lagi sama temen-temen maya kita asyiiikkk kan???

Semua hari itu Baik,

maka rayakan setiap hari dengan Senyuman :)

Yuk Ah,, senang-senang di hari Senin..

486656897b00cdda7f9ab08fa98b8a6e_iyha-2