

Cinta?
Cinta itu dirasa saja
Karena kelu lidahmu mengurainya
Tak akan pernah terasa nikmatnya
Cinta?
Cinta itu dirasa saja
Karena berlarik pelepah, ribuan tetes tinta
Tak kan pernah mencoretkan indahnya
Cinta?
Cinta itu, seperti apa yang kurasa
Saat kau ada disini
Ya, ditempat yang kau sebut hati

Setengah duabelas
OG datang, memberi selembar kertas
Mbak, pesen makan apa? Minumnya dingin atau panas?
Pertanyaan standar, tapi anehnya terdengar pas
Di setengah jam sebelum tengah hari
Ingatan seolah tertaut pada limpahan rizki
Bahwa hari ini masih boleh mencicip nasi
Tak perlu menanti keringat kering lagi
Di detik jam menuju siang
Benak melayang
Pada kerumun sampah dan bedeng yang sesak orang
Ah, makan apa mereka gerangan?
Alhamdulillah,
mari bersyukur
kita masih diberkahi nikmat sehat dan cukup rizki,
dan mari bersabar
untuk menjemput rizki yang lebih banyak lagi..
![]()
Selamat hari Jum’at
IyHa..
coment penuh senyuman