Alhamdulillah.. Allahu Akbar. Saya benar-benar yakin bahwa Allah Maha Besar, karena atas karuniaNya lah,,sampai detik ini, Alhamdulillah saya diberkahi rezeki dengan kecukupan ASI untuk dapat memenuhi kebutuhan makan minum my LilO. Kenapa saya bilang kecukupan ASI adalah salah satu rezeki? Karena tidak semua wanita (ibu) diberikan ASI yang melimpah, beberapa diantaranya bahkan ada yang tidak menetes sama sekali :(

Dengan kelancaran ASI itu, saya dapat menjalankan peran saya sebagai ibu dengan lebih sempurna, bisa menyusui buah hati saya langsung secara eksklusif, bukankah itu dambaan semua ibu? Subhanallah, saya dapat merasakan kenikmatan itu, memanjakan anak saya dengan ASI, begitu terasa aliran rasa sayang kita pada si buah hati lewat tiap tetesannya, ah begitu indahnya dapat memberikan ASI pada anak kita, terimakasih ya Allah.. tapi ada satu hal yang membuat saya heran bahkan rada geram, kenapa? Ada ibu yang padahal diberkahi kelancaran ASI, tapi tidak mau memberikannya pada anaknya, dan lebih memilih Sufor! MasyaAllah dan yang lebih membuat kesal, alasan ibu ini adalah, tidak mau bentuk (maap) payudaranya berubah dan tidak mau repot bangun malam untuk menyusui! Astagfirullah.. apakah sang ibu ini tidak tau, manfaat ASI bagi bayinya? Padahal banyak diluar sana, para ibu yang sampai mencari donor ASI bagi anaknya, karena memang itu penting dan perlu sekali diberikan bagi buah hatinya. Ah, saya tidak mau menjadi gibah karena ini, dan semoga saya terhindar dari pemikiran egois, lebih mementingkan penampilan atau kebutuhan pribadi, seperti ibu itu..

Bagi saya pribadi, justru dengan memberikan ASI saya dapat belajar banyak hal sebagai Nubie Mother heheh,,, diantaranya;

Hidup Sehat

Menyusui secara otomatis menjadikan saya sadar akan hidup sehat. Diawali dari pemikiran, apa-apa yang kita konsumsi , itu pula yang dikonsumsi anak kita, dari situ saya mulai mencoba membiasakan diri mengkonsumsi makanan dan jajanan yang sehat. Selain itu, jadi peduli banget sama lingkungan yang bersih, rapi dan sehat. Dan Alhamdulillah, dari kebiasaan itu, menjadikan saya yang tadinya sering bermasalah dengan kesehatan, jadi gak pernah sakit2an (flu, batuk, sakit perut dll) dan saya jadi rajin beberes rumah, hehe..

Management Waktu

Seperti sudah memiliki agenda kegiatan, hidup saya sekarang jadi lebih tertib dan teratur. Ini karena menyusui juga. Karena waktu memberikan ASI sudah pasti jam-jamnya, saya jadi terbiasa menyelipkan kegiatan lain disela-sela jadwal ASI itu, yang akhirnya memang jadi rutin tiap harinya. Dengan itu, saya terbebas dari terlambat ngantor, telat makan, molor jam tidur bahkan Alhamdulillah tidak mundur waktu sholat. :)

Prioritas

Memiliki anak, memang akhirnya menuntut sebuah tanggung jawab orang tua. Namun, tanggung jawab yang saya ingin ungkapkan disini, bukanlah tanggung jawab secara umum itu, tapi lebih berkaitan dengan kegiatan saya dalam menyusui. Sejak menyusui, saya jadi seperti memiliki satu kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan, kewajiban pada Allah SWT yang menjadikan saya belajar bagaimana menempatkan diri saya dalam berbagai peran. Saya menempatkan menyusui sebagai prioritas utama, bahkan saat ada meeting yang mendesak dikantor, saya lebih mendahulukan menyusui anak saya. Saya merasa sepertinya ada hukuman yang menanti saya, jika saya telat atau bahkan tidak memberikan ASI pada anak saya. Dan merasa begitu bahagia saat melihatnya menikmati ASI kita, subhanallah J

Karena itu, saya benar-benar bersyukur.. Allah memang maha cinta. Allah maha sayang, saya benar-benar merasa terberkahi Terimakasih ya Rabb..

Dan bagi saya memberikan ASI pada anak itu

Alhamdulillah.. Sesuatu yang amat sangat Indah.. :)

So, para ibu, tidak inginkah memanjakan buah hati dengan ASI yang Anda miliki?

OK, Setor ASI dulu ya :)

iyha-26