Hari ini, bahagiamu..
Saat bertambah dewasamu diikrarkan
Kalender kabarkan itu pada dunia
Aku kekasihmu..
Wajar ku sibuk melengkapi suka cita
Pusing memilih hadiah, sibuk menyusun rencana
Kelewat bingung, ku hubungi kamu
Sekedar bertanya, Sayang, mau hadiah apa?
Senyum khasmu tersungging dibibir itu
Tulus kau jawab..
Terimakasih sayang, Kau Hadiah Terindah Untukku
Ku tersanjung amat sangat
Karena cintamu..
Terimakasih ya Allah, kau hadirkan dirinya dihidupku, pria sabar yang penuh ketulusan, pria santun penjaga kesetiaan. Baginya, aku adalah hadiah terindah, baginya, hadirku adalah anugrah, tulusnya sungguh melambungkan rasaku, hangat kasihnya menggenapi kurangku.
Kusungguh cintainya, tak terlukiskan kata-kata, ku sangat bahagia, dapat mengisi relung hampa dijiwanya. Hanya bait doa yang selalu kuuntai untuknya, moga Kau selalu menjaga jalannya, membimbing langkahya, dan menyiapkan hadiah yang tentu saja luar biasa indah untuknya kelak di alam kekal keabadian cinta..
Semoga mas selalu diberkahi segala yang terindah fi dunia wal akhirat..
Ku sembahkan sayang ini hanya untukmu pemilik hatiku
puisi diatas itu, pintamu setahun yang lalu…
dan tahun ini, masih sama..
hanya bertambah satu kalimat saja,
kalimat yang sungguh luar biasa
“Selain kau, buah cinta kita dalam rahimmu itu cukuplah jadi hadiah terindah bagiku..”
ah, airmata inipun menggenapi…
Every time Im in love with U, Nakho…
IyHa.. ![]()










coment penuh senyuman