Persepsi kita saat ini, adalah apa yang akhirnya kita dapatkan kemudian.
Hah? Artinya?
Ya, bagaimana kita menilai sesuatu, itulah yang akan kita terima.
Masih bingung?
Mungkin bisa dijabarkan dengan contoh berikut;
Minggu kemaren, Alhamdulillah saya berkesempatan mengikuti kontes menulis untuk kuli tulis, project nulis konsep nama produk ini saya dapat dari wong Londo sana. Nah, kemaren itu saatnya result untuk karya yang udah saya kirim. Gak sabar, saya buru-buru buka email dari wong Londo yang bersangkutan. Hasilnya, Alhamdulillah, mencengangkan! Kok bisa?? Coba, mari kita intip..
Project:
Product Naming for Website and Mobile Application
Overall Rating: 100
Timing : 100
Communication : 100
Overall satisfaction : 100
Comments : …….(seperti pada judul dengan tanda bintang
diganti huruf setelah M)
Excellent !!
HAAAaaaHHHHhhh??
Mulut saya langsung membulat penuh membentuk huruf A hampir ke O.
Nilai sempurna, 100 sak kabehnya, ckckck.. dan yang makin membuat saya gak bisa ngomong adalah komen buyer londo itu, Oh tidakkkk!!!
Saya galau, panik dan linglung, halah,,, lebay.. hahaha
Saat membaca itu, yang pertama ada dalam fikiran saya adalah;
MasyaAllah maksude opo?
Hiks, takuttttt
Eh,,, Ehm Anu Nganu Begini Begitu keki!
Maka, saat jendela chat berkedip-kedip tanda ada penggemar yang ingin minta foto bareng (sssttt,,, sok artis deh), saya langsung membuat BAP eh, pengaduan. Mas, aku takut! Kalimat padat, singkat dan mengandung tanda tanya besar itu langsung saya layangkan pada rekan sechating saya, uncle-nya Osar, hehe.
Why?
Ada apa nDoro?
Begitu saja jawabnya, sok cool.. hihih..
Setelah saya ceritakan, beliaunya malah ngakak. Dan bilang,
wes gak usah dipikir, cari artinya dulu. Belum tentu, yang ditulis itu artinya begitu, bisa jadi Pe* is itu singkatan dari Penuh Inspirasi, buktine nilaimu 100 semua
Wow,, bener juga ya??? Hahahaha..
Mulai deh, GR saya memuncak.
Tapi, setelah saya cerna baik-baik apa yang dibilang mas kopral, ada benernya juga ya? Buat apa kita mikiri 1 kata yang gak jelas maksudnya, gak pas konteksnya, dan gak indah tempatnya itu. kalo saya mikirin, malah jadi ketakutan, malah gak lanjutin projectnya, tapi kalo saya berpikir positif, insyaAllah lancar-lancar saja, buktinya Alhamdulillah project itu aman ditangan..
Lebih baik, saat kita melihat 1 keburukan, kita fikirkan 1 kebaikan. Karena belum tentu yang buruk itu buruk, belum tentu yang tidak sesuai itu salah. tergantung bagaimana kita melihatnya, tergantung kita berfikirnya, tergantung kita menilainya, tergantung inteprestasi kita bukan? yang penting, tetap waspada dan berhati-hati.
Jadi, mari ber-positive thinking,
agar apapun yang kita dapat
menjadi manfaat..
![]()
OK, met bersabtu sendu Sahabat..
Moga kebahagiaan selalu jadi milik Anda..









coment penuh senyuman